Induk NYSE Gandeng Hyperliquid Hadirkan Perpetual Futures Teregulasi di AS
Intercontinental Exchange (ICE), perusahaan induk New York Stock Exchange, mengumumkan kesepakatan definitif dengan Trade[XYZ] pada 29 Oktober 2026 untuk membangun pasar perpetual futures yang teregulasi di Amerika Serikat, berbasis infrastruktur blockchain Hyperliquid. Kesepakatan ini masih menunggu persetujuan regulator sebelum dapat beroperasi.
Dalam struktur yang dirancang, Hyperliquid menyediakan teknologi dasar melalui HIP-3, Trade[XYZ] merancang dan mengimplementasikan pasarnya, sementara ICE mengoperasikan pasar teregulasi beserta infrastruktur kliringnya. Produk yang direncanakan mencakup kontrak perpetual untuk kripto, saham, indeks, komoditas, dan valuta asing — semuanya tanpa tanggal kedaluwarsa, memungkinkan eksposur jangka pendek sepanjang waktu.
ICE juga mengambil kepemilikan minoritas strategis di Trade[XYZ] dan menjadi operator eksklusif pasar teregulasinya. CEO ICE Jeffrey Sprecher menyebut inisiatif ini sebagai pelengkap bisnis futures institusional mereka, bukan penggantinya. Distribusi direncanakan melalui futures commission merchants yang bergabung sebagai anggota, serta lewat joint venture ICE dengan OKX.
Kabar ini langsung menggerakkan pasar: token HYPE milik Hyperliquid melonjak 15-17% ke kisaran $91-95, mendekati rekor tertingginya di $97,98. Investor miliarder Stanley Druckenmiller bahkan dilaporkan memposting di X untuk pertama kalinya demi mendukung kabar ini.
Langkah ICE mengikuti jejak regulasi AS yang kian terbuka: CFTC menerbitkan panduan staf dan no-action relief pada Mei 2026 yang membuka jalan bagi perpetual futures di AS, dan Presiden Trump sempat menyebut Hyperliquid pada September. Trade[XYZ] mengklaim pasar Hyperliquid-nya telah memproses volume kumulatif lebih dari $650 miliar hanya dalam setahun lebih.
