Lokanode Logo
Jurnalisme Teknologi IndependenIntelijen Digital • Analisis Rekayasa
LOKANODEIndex
Terkini

Google umumkan rilis resmi Gemini 2.0 dengan dukungan konteks 2M token • Peneliti temukan celah zero-day di kernel Linux • Modal ventura AI Indonesia tembus Rp 12T

Semikonduktor & Hardware

Google Berhasil Jalankan Model AI Generatif di Chip TPU Luar Angkasa

Redaksi Lokanode•

Google melaporkan pencapaian baru dalam Project Suncatcher, konsep ambisius perusahaan untuk membangun pusat data AI di luar angkasa. Menurut laporan media Jepang tertanggal 1 November, Google mengumumkan pada 30 Oktober bahwa chip TPU kecerdasan buatan di atas satelit prototipe yang mengorbit Bumi berhasil dinyalakan dan menjalankan model AI generatif.

Model yang dijalankan adalah Gemma 4, model terbuka buatan Google. Chip tersebut berhasil memproses permintaan dan mengirimkan responsnya kembali ke Bumi — sebuah demonstrasi penting bahwa inferensi AI dapat dilakukan langsung di orbit, bukan sekadar di pusat data darat.

Pencapaian ini masih merupakan langkah awal. Tantangan berikutnya yang harus dipecahkan adalah ketahanan terhadap radiasi luar angkasa serta sistem pendinginan — dua masalah klasik komputasi di orbit yang belum memiliki solusi matang untuk beban kerja AI yang intensif daya.

Project Suncatcher sendiri mencerminkan arah baru industri teknologi: memindahkan komputasi berat ke luar angkasa untuk memanfaatkan energi surya yang melimpah dan mengurangi beban pendinginan di Bumi. Jika berhasil diskalakan, konsep ini bisa mengubah cara raksasa teknologi membangun infrastruktur AI mereka.

Meski demikian, para pengamat menilai jalan menuju pusat data orbital yang operasional masih panjang. Keberhasilan Google menjalankan satu model di satu chip adalah bukti konsep yang penting, tetapi membangun klaster komputasi AI yang andal di luar angkasa membutuhkan lompatan rekayasa di berbagai bidang — dari perangkat keras tahan radiasi hingga logistik peluncuran.

#Google#TPU#luar angkasa#chip AI#Project Suncatcher